Hari-hari berlalu
Aku tidak sempat mengirimkan
Sebuah puisi dan serangkai janji
Lalu kau termangu sendiri
Aku tidak sempat mengirimkan
Sebuah puisi dan serangkai janji
Lalu kau termangu sendiri
Semalam
Puisi itu tiba-tiba hilang
Di timbunan fail-fail dan buku-buku
Janjiku hilang
Dalam kesempitan waktu
Hari ini
Akan ku cuba coretkan
Sebuah puisi baru untukmu
Dalam gelora rasa bersalahku
Barangkali esok
Ilham datang mengetuk pintu hati
Pasti engkau tidak lagi sendiriDengan kehadiran puisi bicara hati
Atau lusa, aku berjanji
Akan coretkan sebuah puisi
Seperti yang kau ingini
Atau paling ku benci
Sebuah puisi tinggal serangkai janji
Dan antara kita harapan saling mengerti
© hakcipta terpelihara
No comments:
Post a Comment