FOLLOWERS

Monday, December 31, 2012

Layang-layang terbang tinggi..

 

Layang-layang,
Pertama kali aku menyapamu untuk berkawan,
Untuk apa sebenarnya kalian terbang?
Apa kalian punya cinta yang kalian kejar?

Layang-layang,
Apa rasanya melihat awan dari dekat?
Apa rasanya melihat bumi dari atas?
Aku ingin sekali terbang bersamamu

Layang-layang,
Apa kau punya sahabat di sana?
Apa kau tak kesepian di atas sana?
Apa yang kau cari di saat kau mundar mandir?

Langit petang itu, aku perkenalkan ini layang-layang
Layang-layang pertama aku berjaya naikkan ke udara
Temanku di tengah girang
Temanku di saat bersama si dia
Temanku di saat aku butuh pelajaran menaikkanmu
Saat merindukan seseorang
Walau di depan mata, rindu itu tetap ada

Layang-layang,
Apa kau masih ingat siapa yang menerbangkanmu?
Apa kau tahu mungkin dia mencintaimu?
Tapi dia hanya melihatmu dari bawah
Menjaga dirimu agar tak goyah
Sungguh ia mungkin sayang padamu

Layang-layang,
Saat kau sedang megah di udara
Akan kusampaikan kepada dia
Kepada siapa yang mengajarku bermain layang-layang
Bahawa sebenarnya kau begitu indah di atas sana
Akanku berterima kasih kepada si dia
Kerana dia aku bisa menerbangkanmu jauh tinggi di angkasa
Dan kerana ada Dia mengizinkan angin menemanimu
Aku gembira. 
 


Nota Kaki : First time main layang-layang dalam hidup, yang diajari oleh si dia di tepian pantai dipukul ombak gergasi musim tengkujuh, tiga kali layang-layang itu goyah dan jatuh tersembam terperosok di celah-celah batu besar, tapi ia bisa terbang kembali dengan bantuan si dia yang menanti kunjungan tiba angin. Terus aku belajar sesuatu yg boleh dikaitkan dengan sesebuah perhubungan;

"Sesekali layang-layang yang terbang megah di udara akan hilang irama tarinya bila tiada angin bermain-main dengannya, dan mungkin juga terputus talinya lalu hilang dari pandangan jika tidak berhati-hati mengemudinya. Bak kata si dia, "kagha molek tali tu..". Dan begitulah juga sesebuah perhubungan, ada ketika bebas gembira bahagia dan tiba satu masa kita bermuram durja berdukacita, jika tiada usaha untuk memakmurkannya, tiada izin Illahi, maka jatuh dan hilanglah ia dari hati. Seperti layang-layang, mengharapkan angin untuk bisa terbang. Dan sama macam kita, mengharapkan kasih sayang yang jujur ikhlas berterusan untuk bahagia. =)


Toodles!

No comments: